Pages

Kamis, 15 September 2011

Struktur Aljabar

Soal-soal Struktur Aljabar dan Penyelesaian 
1. Tugas 1 Download
2. Tugas 2 Download
3. Tugas 3 Download

UAS Desain Pembelajaran Matematika

Ujian Akhir Semester Genap Th. 2010/2011
Matakuliah Desain Pembelajaran Matematika
Program Studi Pendidikan Matematika
Program Pascasarjana Unsri
Dosen Penguji :  Dr. Rusdy A. Siroj



Oleh : Malalina (20102512008)

A.   Guru yang profesional merupakan salah satu komponen dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas baik.
1.   Salah satu ciri guru yang profesional itu adalah menguasai bidang pedagogi. Jelaskan hubungan antara penguasaan bidang pedagogi  dan mata kuliah Desain Pembelajaran Matematika (penjelasan disertai dengan contoh)
JAWAB :
Kompetensi pedagogi yaitu kemampuan pemahaman tentang peserta didik secara mendalam dan penyelenggaraan pembelajaran yang mendidik. Pemahaman tentang peserta didik meliputi pemahaman tentang

TEORI PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISME

TEORI PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISME
 
Oleh :
Malalina (20102512008)
Febrina Bidasari (20102512018)
Mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Sriwijaya

1.        PENGERTIAN DAN TUJUAN KONSTRUKTIVISME
Menurut faham konstruktivis pengetahuan merupakan konstruksi (bentukan) dari orang yang mengenal sesuatu (skemata). Pengetahuan tidak bisa ditransfer dari guru kepada orang lain, karena setiap orang mempunyai skema sendiri tentang apa yang diketahuinya. Pembentukan pengetahuan merupakan proses kognitif di mana terjadi proses asimilasi dan akomodasi untuk mencapai suatu keseimbangan sehingga terbentuk suatu skema (jamak: skemata) yang baru.  Seseorang yang belajar itu berarti membentuk pengertian atau pengetahuan secara aktif dan terus-menerus (Suparno, 1997).

TEORI HIRARKI BELAJAR DARI ROBERT M. GAGNE dan TEORI BELAJAR BERMAKNA MENURUT DAVID P. AUSUBEL

TEORI HIRARKI BELAJAR DARI ROBERT M. GAGNE

Oleh :
Malalina (20102512008)
Febrina Bidasari (20102512018)
Mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Sriwijaya

A. BELAJAR
Menurut Gagne dalam Warsita mendefinisikan belajar adalah perubahan yang terjadi dalam kemampuan manusia setelah belajar secara terus menerus oleh proses pertumbuhan saja. Gagne berkeyakinan bahwa belajar dipengaruhi oleh dua faktor dari luar diri dan faktor dalam diri dan keduanya saling berinteraksi. belajar memberi kontribusi terhadap adaptasi yang diperlukan untuk mengembangkan proses logis, sehingga perkembangan tingkah laku (behavior) adalah hasil efek dari belajar yang kumulatif serta belajar itu bukan proses tunggal.

MODEL-MODEL DESAIN PEMBELAJARAN MATEMATIKA


MODEL-MODEL DESAIN PEMBELAJARAN MATEMATIKA

Oleh :
Malalina (20102512008)
Febrina Bidasari (20102512018)
Mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Sriwijaya

A.      PENGERTIAN MODEL PEMBELAJARAN
Joyce dan Weil 1986: 14-15, (dalam Shidiq, 2009) mengemukakan bahwa setiap model belajar mengajar atau model pembelajaran harus memiliki empat unsur berikut.
1.    Sintak (syntax) yang merupakan fase-fase (phasing) dari model yang menjelaskan model tersebut dalam pelaksanaannya secara nyata. Contohnya, bagaimana kegiatan pendahuluan pada proses pembelajaran dilakukan? Apa yang akan terjadi berikutnya?

TAHAP-TAHAP BELAJAR DARI JEROME BRUNER dan TEORI PERKEMBANGAN KOGNITIF DARI JEAN PIAGET

TAHAP-TAHAP BELAJAR DARI JEROME BRUNER

 Oleh :
Malalina (20102512008)
Febrina Bidasari (20102512018)
Mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Sriwijaya

A.      TEORI BELAJAR BRUNER
Jerome Bruner dilahirkan dalam tahun 1915. Jerome Bruner, seorang ahli psikologi yang terkenal telah banyak menyumbang dalam penulisan teori pembelajaran, proses pengajaran dan falsafah pendidikan.
Bruner membagi dunia anak kedalam tahap yang berurutan, yaitu :

PROBLEMATIKA PELAKSANAAN SERTIFIKASI GURU DITINJAU DARI LANDASAN FILSAFAT PENDIDIKAN


PROBLEMATIKA PELAKSANAAN
SERTIFIKASI GURU DITINJAU DARI LANDASAN FILSAFAT PENDIDIKAN


I. PENDAHULUAN
Sejak tahun 2007, sertifikasi guru melalui portofolio mulai dilaksanakan di Indonesia. Tidak tebatas, apakah guru tersebut adalah berstatus guru swasta, atau Pegawai Negeri Sipil (PNS), apakah Guru Tidak Tetap (GTT) ataupun Guru Tetap (GT), semua guru berhak dan memiliki kesempatan yang sama asalkan sesuai dengan yang disyaratkan.